Akibat Dampak Buruk Dari Pengguna AC

Akibat Dampak Buruk Dari Pengguan AC

Akibat Dampak Buruk Dari Pengguna AC

Air Conditioner adalah pengatur suhu udara yang biasanya dibutuhkan untuk mendinginkan ruangan, dan membuat kondisi udara di ruangan terasa nyaman. AC di ciptakan untuk bagaimana mengatur suhu dan kelembapan di dalam ruangan. Sejatinya konsep pendingan ruangan sudah ada sejak zaman romawi kuno, namun menggunakan teknik yang sangat sederhana, yaitu dengan cara mengaliran air pada dinding-dinding rumah. AC memang banyak manfaatnya untuk mendukung terciptanya kondisi ruangan yang nyaman sehingga akan mendukung kondusifitas dari aktivitas kita di dalam ruangan tersebut.

ada beberapa dampak negatif dari ac ini untuk tubuh, yaitu :
> Kelumpuhan wajah bisa terjadi pada seisi wajah kita. Penyakit ini mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada syaraf wajah.

> Penyakit yang disebut tortikolis atau orang Indonesia menyebutnya sakit salah bantal ini bisa di deteksi saat kita bangun tidur. Penderita akan merasa nyeri di leher dan sakit saat menoleh ke salah satu sisi antara kanan atau kiri. Jika dipaksakan maka akan terasa nyeri hebat seperti kesetrum. Tidur dalam kondisi dingin dapat memicu kondisi leher tengeng saat bangun tidur. Jika sudah begini, salah satu penyembuhan adalah dengan memberikan suntikan pada leher dan memberikan obat anti radang.

> Frozen Shoulder atau bahu beku juga timbul saat kita terbangun dari tidur di pagi hari. Penderita akan mengalami rasa nyeri di bagian bahu sampai lengan. Saat tangan digerakkan akan sangat terasa sakit. Penderita akan kesulitan melakukan aktivitas yang membutuhkan gerakan mengangkat tangan karena akan terasa sakit sekali. Penyakit ini juga di sebabkan karena tidur dalam kondisi ruangan yang kelewat dingin karena bahaya AC.

> gejalanya adakan kesemutan dan rasa nyeri pada tangan, terutama pada jari-jari tangan. Penyakit ini disebabkan oleh adanya pembengkakan syaraf pada pergelangan tangan. Gejala ini pun akan sangat terasa jika kita berada pada ruangan ber AC yang terlalu dingin.

> Kita juga berpotensi menjadi mudah lelah dikarenakan saat kita berada di ruangan ber AC kita kurang menghirup udara segar alami. Saat terlalu lama di dalam ruangan bahaya AC pada sebagian orang, akan merasakan mual, gangguan syaraf, juga disertai sakit kepala, bahkan hingga merasa depresi.

> AC sebagai pengatur usaha tentu berpengaruh bagi sistem pernapasan kita yang sangat terkait dengan kondisi udara di sekitar kita. Perlu kita ketahui bahwa AC memiliki kandungan zat kimia seperti p-dichlorobenzene dan formaldehida. Kandungan kimia tersebut memicu penyakit pernapasan seperti rasa sesak di dada atau asma.

> AC pun mengandung senyawa phthalates, merupakan senyawa asam phtalic. Jika zat ini berinteraksi dengan tubuh terlalu lama akan menyebabkan masalah pada sistem reproduksi kita.

> Banyak pakar yang berpendapat bahwa seorang ibu hamil yang terlalu lama berada di ruangan ber-AC maka akan mengalami gangguan kehamilan. Hal itu disebabkan oleh adanya senyawa phthalates yang di berdampak pada kondisi janin yang berpotensi lahir cacat.

> ahwa AC dapat mengakibatkan tubuh mengalami efek kekurangan air putih dan mengalami kekeringan. Efeknya bisa kita rasakan pada kulit kita. Ketika kulit kekeringan disebabkan produksi selaput lendir berkurang.

> Minimnya sirkulasi udara di dalam ruangan ber AC dapat menyebabkan potenis penularan virus, bakteri, dan kuman lebih besar terjadi antar satu orang dengan orang lainnya yang sama-sama berada di ruangan tersebut. Oleh karena itu, jika dalam satu ruangan ber-AC dengan orang yang sedang sakit menular, maka akan berpotensi untuk terkena penyakit menular.

> Peneliti menemukan bahaya AC lainnya terjadi pada mata kita. Resiko gangguan mata seperti konjungtivis dan blepharitis akan lebih beresiko terjadi jika kita terlalu lama berada di dalam ruangan ber-AC.

> bahwa sel-sel imun kita akan berperan sangat aktif ketika kita berada di dalam kondisi udara yang lembab. Sel-sel imun akan semakin efektif membunuh virus dan bakteri saat kondisi lembab. Namun sayangnya AC yang memiliki humfilder justru membuat kondisi udara menjadi kering. Ini justru akan mengancam sistem pertahanan alami tubuh.

> Sama halnya dengan bahaya kipas angin, Konsultan bedah THT, Dr.gauri dari Hinduja hospital mengungkapkan bahwa AC, melakukan pendinginan melalui proses penguapan sehingga akan mengeringkan selaput lendir di hidung juga mulut seseorang. Kita tahu bahwa sinus, hidung, dan ternggorokan sangat bergantung pada kelembapan udara yang membuat sistem imun bekerja.

> bahwa berada pada ruangan ber AC ternyata mempengaruhi program diet. Alih-alih akan menurunkan berat badan justru badan kita akan bertambah gemuk jika terlalu lama di bawah AC. Bagaimana bisa? Bahaya AC mempengaruhi penurunan metabolisme tubuh, yang akan membuat pembakaran kalori kita melambat bahkan berhenti, apalagi kita makan makanan berkalori di dalam ruangan ber AC. Kondisi inilah yang membuat tubuh kita akan bertambah gemuk.

> bahwa Suhu AC yang kelewat dingin akan mempengaruhi viscositas dari joint fluids. Tingkat suhu yang ekstrim ini akan mempengaruhi cairan lubrikasi di dalam sendi-sendi jadi berkurang. Hal itulah yang akan menyebabkan persendian kita mudah sekali terasa nyeri.

Terlalu lama di dalam ruangan ber-AC berpotensi memberikan dampak buruk bagi tubuh kita. Apalgi saat kita menggunakan AC pada saat tidur, justru saat terbangun akan membuat tubuh tidak segar dan sangat lemas AC yang tidak rajin di bersihkan pun turut mempengaruhi datangnya bahaya penyakit. Oleh karena itu, gunakan AC seperlunya dan selalu bersihkan AC secara rutin.