Akibat Terjadinya Kanker

Akibat Terjadinya Kanker

Akibat Terjadinya Kanker

adalah sel yang telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak teratur. Kanker bisa terjdi dari berbagai jaringan dalam berbagai organ. Sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangbiakannya, sel-sel kanker membentuk suatu massa dari jaringan ganas yang menyusup ke jaringan di dekatnya dan bisa menyebar (metastasis) ke seluruh tubuh. Sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi. Pada tahap inisiasi terjadi suatu perubahan dalam bahan genetik sel yang memancing sel menjadi ganas. Perubahan dalam bahan genetik sel ini disebabkan oleh suatu agen yang disebut karsinogen, yang bisa berupa bahan kimia, virus, radiasi (penyinaran) atau sinar matahari.

ada beberapa akibat yang terjadi mengalami kanker payudara, yaitu :
> Di dalam keluarga yang di dalamnya terdapat kerabat dekat yang menderita kanker payudara atau kanker ovarium, kemungkinan besar terkena kanker payudara ini menjadi lebih tinggi. Beberapa kasus kanker payudara tidak mengalami herediter atau diturunkan dalam keluarga, namun gen tertentu dapat meningkatkan resiko kanker payudara.

> Jika anda telah terdiagnosis terkena kanker payudara pada salah satu bagian payudara, maka kemungkinan besar faktor risiko akan meningkat pada payudara yang lain. Risiko juga sangat tinggi jika sebelumnya telah terdeteksi sel sel abnormal di sekitar payudara.

> Jika anda telah mengalami menstruasi dini pada usia kurang dari 12 tahun dan manepause terlambat (lebih dari 55 tahun) kemungkinan lebih tinggi terkena risiko kanker payudara. Faktor lain adalah tidak memiliki anak dan melahirkan di usia yang cukup tua menjadikan risiko terkena kanker payudara lebih besar.

> Perubahan gen merupakan salah satu yang memicu terjadinya kanker payudara. Perubahan gen ini dapat diketahui dengan mengambil salah satu tes genetik. Tes genetik sangat dianjurkan jika dalam keluarga terdapat penderita kanker payudara.

> Wanita memiliki payudara yang di dalamnya terdapat jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus). Jaringan payudara yang padat mengandung sel-sel payudara yang lebih tinggi dan memungkinkan terjadinya kanker payudara karena lebih banyak sel-sel yang dapat menjadi kanker. Pemeriksaan jaringan payudara dengan mammogram (scan payudara) juga sulit untuk mendeteksi keberadaan jaringan abnormal.

> Paparan sinar radiasi merupakan salah satu tindakan medis dalam dunia kodokteran, seperti sinar-X dan computerized tomography (CT) scan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Pada orang yang pernah mengalami Hodgkin semasa kecil dan pernah melakukan radioterapi ke daerah dada, seharusnya telah melakukan konsultasi dengan spesialis untuk memeriksakan tentang keberadaan kanker payudara. Kemudian jika pada saat ini dibutuhkan pengobatan yang membutuhkan radioterapi, lakukan diskusi terhadap tenaga medis mengenai kemungkinan terjadinya risiko kanker payudara sebelum pengobatan berlangsung.

> Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.

> Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, seperti kanker payudara. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

> jika terasa benjolan payudara adalah ciri-ciri kanker payudara. Padahal belum tentu benjolan payudara, meskipun beberapa jenis benjolan dapat menjadi penyebab kanker payudara. Benjolan jinak pada jaringan payudara misalnya sel yang tumbuh abnormal di saluran atau sel-sel abnormal di dalam lobus payudara dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara.

> Gender atau jenis kelamin adalah salah satu faktor resiko kanker. Wanita beresiko 100 kali lebih besar menderita kanker payudara dibanding laki-laki. Hal ini disebabkan karena pada wanita, payudara lebih berkembang dan memiliki lebih banyak jaringan didalamnya dibandingkan pria. Jaringan dalam payudara pria tidak mengalami pertumbuhan sebagaimana payudara wanita. Selain itu pria tidak memiliki kadar estrogen dan progesteron yang tinggi seperti pada wanita. Kedua hormon ini adalah salah satu pemicu kanker payudara.

> Wanita yang berusia lebih dari 55 tahun beresiko lebih besar terkena kanker payudara. Hal ini disebabkan oleh kemampuan pengendalian sel dan fungsi organ tubuh yang sudah menurun sehingga menyebabkan sel tumbuh tidak terkendali. Dua dari tiga penderita kanker payudara adalah wanita diatas usia 55 tahun.

> Kurang berolahraga adalah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Seseorang yang rutin berolahraga 4 jam sehari dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara sampai 14%.

> bahwa seseorang bisa terkena penyakit disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat. Kurangnya konsumsi sayuran dan buah menyebabkan tubuh kekurangan antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas adalah senyawa yang berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan sel.

> Wanita yang pernah menderita kanker payudara pada salah satu bagian payudaranya, misalnya payudara kanan, beresiko menjalarkan kanker payudara tersebut pada bagian lain tubuhnya yakni payudara sebelah kiri. Meskipun sel kankernya sudah diangkat dari dalam jaringan payudaranya, tetap saja wanita tersebut masih beresiko terserang kanker payudar.