Bayi Meninggal Ketika Di Konsumsi Bubur Nasi Pisang Oleh Neneknya

Bayi Meninggal Ketika Di Konsumsi Bubur Nasi Pisang Oleh Neneknya

Bayi Meninggal Ketika Di Konsumsi Bubur Nasi Pisang Oleh Neneknya

Dalam waktu belakangan ini sedang terjadi viral di media sosial bahwa ada berita tentang seorang bayi yang masih berusia kurang lebih 10 hari ini telah mengalami kematian akibat gara – gara di berikan sebuah makan bubur nasi pisang ini, nah bagaimana bisa terjadi dengan hal seperti ini? dengan kisah seperti ini awalnya di unggah dari sebuah media sosial dimana media sosial ini yaitu facebook bahwa ada seorang yang mengatakan bahwa pada Jumat, 10 maret 2018 ini dalam unggahannya, bahwa bayi malang ini ternyata terlahir dengan kondisi prematur. Karena terus-menerus menangis di hari ke sembilan, nenek bayi ini pun berinisiatif untuk memberikan bubur nasi pisang dengan tujuan membuatnya kenyang dan tenang. Sang nenek sendiri ternyata kerap melakukan hal ini pada anak-anaknya dahulu dan tidak mengalami masalah apapun.

namun dalam waktu beberapa menit kemudian, makanan bubur nasi pisang ini setelah di berikan terhadap anak anda bahwa sang neneknya juga mengalami kejutan ketika dubur bayi ini memulai pendarahan. dari jenis bau pendarahan segar yang amis ini pun menyeruak dan membuat sang neneknya panik. Sembari menangis tersedu-sedu, Ia melarikan cucunya ke IGD rumah sakit. Sayangnya, meskipun dokter sudah melakukan berbagai cara untuk menolong kondisi sang bayi, nyawanya tetap saja tidak tertolong. Bahkan, dikabarkan bayi ini mengalami pendarahan di hidung, mulut, dan duburnya.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kondisi saluran pencernaan bayi yang baru dilahirkan memang belum benar-benar terbentuk dengan sempurna. Karena alasan inilah dalam enam bulan pertamanya, makanan yang dikonsumsi oleh bayi sebaiknya hanyalah ASI eksklusif yang bisa mendukung perkembangan tubuh, termasuk saluran pencernaannya. Setelah enam bulan, barulah ibu bisa memberikan makanan pendamping ASI.

Pemberian makanan pendamping ASI juga tidak boleh diberikan dengan sembarangan dan sebaiknya dilakukan dengan bertahap. Pastikan untuk memberikan makanan yang halus agar lebih baik dicerna oleh saluran pencernaan bayi. Setelahnya, setelah usianya lebih dari satu tahun, barulah bayi bisa mulai mendapatkan makanan seperti yang dikonsumsi orang dewasa karena saluran pencernaannya sudah lebih sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *