Berhati – hati Dengan Bronkopneumonia Terhadap Anak

Berhati - hati Dengan Bronkopneumonia Terhadap Anak

Berhati – hati Dengan Bronkopneumonia Terhadap Anak

Pneumonia adalah salah satu penyakit yang menyerang saluran nafas bagian bawah yang terbanyak kasusnya didapatkan di praktek-praktek dokter atau rumah sakit dan sering menyebabkan kematian terbesar bagi penyakit saluran nafas bawah yang menyerang anak-anak dan balita hampir di seluruh dunia. Menurut Bennete dalam penelitiannya diperkirakan pneumonia banyak terjadi pada bayi kurang dari 2 bulan, oleh karena itu pengobatan penderita pneumonia dapat menurunkan angka kematian anak.

Bronkopneumonia disebut juga pneumonia lobularis yaitu suatu peradangan pada parenkim paru yang terlokalisir yang biasanya mengenai bronkiolus dan juga mengenai alveolus disekitarnya, yang sering menimpa anak-anak dan balita, yang disebabkan oleh bermacam-macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur dan benda asing. Kebanyakan kasus pneumonia disebabkan oleh mikroorganisme, tetapi ada juga sejumlah penyebab non infeksi yang perlu dipertimbangkan. Bronkopneumonia lebih sering merupakan infeksi sekunder terhadap berbagai keadaan yang melemahkan daya tahan tubuh tetapi bisa juga sebagai infeksi primer yang biasanya kita jumpai pada anak-anak dan orang dewasa.

Penyebab Terjadinya Bronkopneumonia ini ada beberapa Faktor yaitu di antara lain :
> Faktor infeksi :
– Pada neonatus: Streptokokus grup B, Respiratory Sincytial Virus (RSV).
– Pada bayi:
Virus: Virus parainfluensa, virus influenza, Adenovirus, RSV, – Cytomegalovirus
– Organisme atipikal: Chlamidia trachomatis, Pneumocytis
– Bakteri: Streptokokus pneumoni, Haemofilus influenza, Mycobacterium tuberculosa, B. pertusis

– Pada anak-anak :
Virus: Parainfluensa, Influensa Virus, Adenovirus, RSP
Organisme atipikal: Mycoplasma pneumonia
Bakteri: Pneumokokus, Mycobakterium tuberculosa

– Pada anak besar – dewasa muda:
Organisme atipikal: Mycoplasma pneumonia, C. trachomatis
Bakteri: Pneumokokus, B. Pertusis, M. tuberculosis.

> Faktor non infeksi, Di antara lain :
Terjadi akibat disfungsi menelan atau refluks esophagus meliputi:

> Bronkopneumonia hidrokarbon :
Terjadi oleh karena aspirasi selama penelanan muntah atau sonde lambung ( zat hidrokarbon seperti pelitur, minyak tanah dan bensin).

> Bronkopneumonia lipoid :
Terjadi akibat pemasukan obat yang mengandung minyak secara intranasal, termasuk jeli petroleum. Setiap keadaan yang mengganggu mekanisme menelan seperti palatoskizis, pemberian makanan dengan posisi horizontal, atau pemaksaan pemberian makanan seperti minyak ikan pada anak yang sedang menangis. Keparahan penyakit tergantung pada jenis minyak yang terinhalasi. Jenis minyak binatang yang mengandung asam lemak tinggi bersifat paling merusak contohnya seperti susu dan minyak ikan.

Inilah beberapa Faktor yang penyebab terjadinya penyakit yang berbahaya sejenis Bronkopneumonia ini terhadap anak kecil maupun orang dewasa. jadi anda juga harus mewaspadai dengan jenis penyakit tersebut iya guys.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *