Cara Mengatasi Panas Demam Pada Bayi

Cara Mengatasi Panas Demam Pada Bayi – Sebagai orang tua pasti akan merasakan khawatir bila anaknya si kecil sedang demam, hal tersebut sangat wajar di rasakan setiap orang tua. Demama sendiri dapat di katakan sebagai gejala panas yang menyerang anak. Namun pada bayi dapat terjadi akibat beberapa hal, sepert efek samping setelah melakukan imunisasi. Dalam hal tersebut demam dapat menjadi tanda bahwa tubuh bayi sedang melawan infeksi bakteri atau virus yang mengakibatkan kenaikan suhu pada tubuh bayi.

Baca juga: Apakah Benar Seorang Anak Yang Berusia 5 Tahun Bisa Melahirkan Bayi

Namun anda tidak perlu takut dan terlalu cemas, tetapi demam pada bayi harus di atasi dengan cepat agar tidak terjadi hal fatal pada si bayi. Berikut beberapa cara untuk mengatasi panas demam pada bayi.

Cara mengatasi demam pada bayi.

1. Memperbanyak asupan cairan bagi anak / bayi. Memberikan cairan yang cukup dapat membantu mencegah dehidrasi, misalnya dengan memberinya air putih yang cukup, sari buah, maupun makanan berbentuk cair. Untuk bayi di bawah 1 bulan, sebaiknya cukup menyusui ASI yang cukup.

2. Rajin mengontrol suhu tubuh anak dengan termometer yang tepat untuk anak / bayi. Contohnya untuk bayi usia 0 hingga 3 bulan, pakailah termometer yang digunakan lewat anus, untuk bayi 3 bulan hingga 4 tahun bisa digunakan termometer anus maupun yang dipakai lewat mulut. Untuk anak usia 4 tahun ke atas gunakan termometer yang dipakai lewat mulut. Sebaiknya hindari menebak suhu tubuh anak jangan hanya dengan tangan, pakailah termometer.

3. Jangan memakaikan anak pakaian maupun selimut yang tebal, pakaikanlah pakaian yang tipis. Hal ini bertujuan untuk mencegah overheating (suhu panas berlebih). Selain itu, dengan menggunakan pakaian yang tipis, bayi atau anak akan bebas bergerak dan hal ini juga dapat mengurangi resiko terjadinya kejang.

4. Selalu rutin mengganti pakaian anak agar ia selalu merasa nyaman. Sebaiknya memilih pakaian yang berbahan katun yang dapat menyerap panas dan keringat anak / bayi.

5. Kompres anak dengan menggunakan air hangat (30 hingga 32 derajat celcius). Hindari penggunaan air dingin maupun alkohol pada saat mengompres, karena dapat memicu penyempitan pembuluh darah bawah kulit si anak yang justru akan mengakibatkan terperangkapnya suhu panas di dalam bagian tubuh yang lebih dalam. Selain itu, penggunaan alkohol dapat meningkatkan resiko keracunan saat kandungan alkohol terserap kulit bayi.

6. Memberikan makanan bayi dengan tekstur yang lembut serta rendah serat serta gizi yang seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh anak, seperti biskuit, roti, sereal, maupun bubur. Hindari pemberian makanan pedas pada anak.

7. Memberikan obat penurun panas. Pemberian obat seperti paracetamol, acethaminophen, maupun ibuprofen dapat membantu meringankan demam pada anak. Untuk anak-anak yang berusia di bawah 3 bulan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum pemberian obat-obatan tersebut. Jangan terburu-buru memutuskan untuk memberikan obat-obatan tersebut, jadikan itu pilihan terakhir jika ternyata suhu badan anak / bayi tidak juga menurun. Berikan obat-obatan tersebut jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *