Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak – Jika anak sering sakit atau gampang terserah oleh penyakit, hal tersebut di faktorkan karna sistem imun pada anak masih belum sempurna seperti orang dewasa pada umumnya. Untuk menghindari penyakit yang akan menyerang anak, kebersihan harus menjadi hal utama yang harus orang tua berikan pada sang buah hati. Dengan melakukan imunisasi pada anak, hal tersebut akan meningkatkan kekebalan tubuh pada anak. Dengan begitu tentunya sang buah hati akan jarang untuk terserang penyakit umum yang biasanya menyerang anak-anak.

Baca juga: Makanan Yang Tidak Boleh Di Konsumsi Pada Saat Anak Demam

Meskipun telah melakukan imunisasi pada anak, kebersihan terhadap lingkungan sekitar anak dan kebersihan tubuh sang anak pun harus tetap di jaga agar terjauh dari penyakit. Namun terdapat beberapa cara agar sistem kekebalan tubuh pada anak agar benar-benar menjadi sempurna, hal tersebut harus di terapkan oleh para orang tua pada setiap anaknya. Nah berikut caranya yang harus di terapkan oleh para orang tua yang telah mempunyai anak, agar anak kebal dari berbagai penyakit.

Penuhi kebutuhan nutrisinya

Pada bayi yang baru lahir, ASI merupakan makanan utama sebagai antibodi yang meningkatkan sisitem kekebalan tubuh pada bayi. Ini dilakukan setidaknya sampai dua atau tiga bulan pertama, sesudahnya, anda bisa memberikan susu kombinasi dengan susu formula.

Menurut penelitian, manfaat ASI lainnya adalah membantu meningkatkan kekuatan otak dan mencegah terjadinya penyakit, seperti diabetes, alergi, atau infeksi telinga di kemudian hari. Ketika bertambah usia, paduan sayur dan buah sangat baik untuk kesehatan dan perkembangan tubuhnya. Beberapa sayur dan buah mengandung fitonutrien yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya karena memperbanyak produksi sel darah putih dan interferon untuk melawan infeksi bakteri dan virus.

Makanan tersebut juga melindungi anak dari penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker saat dewasa. Sajikan wortel, kacang hijau, jeruk, stroberi, dan brokoli pada menu makanannya. Untuk camilan, anda bisa siapkan yogurt, salad buah, atau kacang-kacangan. Namun, pastikan bahwa porsi makanannya sesuai dengan usianya. Sebab terlalu banyak makan bisa membuat bayi rentan memiliki berat badan berlebih.

Bermain di lingkungan

Seringkali orang tua khawatir pada anak yang bermain kotor-kotoran padahal dengan bermain di lingkungan maka sistem kekebalan tubuh anak akan berkembang sepenuhnya. Meskipun kondisi anak bermain di halaman akan terkena paparan kotor yang membantu dalam melacak jumlah patogen dalam melatih sistem imun akan tetapi di sisi lain akan berpotensi menguntungkan dan mendukung sel tubuh dalam memerangi infeksi.

Banyak tertawa

Meningkatkan imunitas tubuh anak dengan banyak tertawa? Pasti anda heran, padahal dengan cara yang menyenangkan akan membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian yang dilakukan bahwa menonton film komedi akan membantu dalam meningkatkan produksi sel yang membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh dalam membunuh kuman pilek dan flu.

Istirahat Cukup

Penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh yaitu dengan istirahat cukup. Istirahat yang cukup akan menurunkan risiko flu dibandingkan ketika kurang tidur. Bahkan porsi tidur sehat untuk anak berusia 3-12 tahun yaitu 10 jam perhari. Dengan demikian kebutuhan tidur anak lebih lama dibandingkan dengan orang dewasa.

Mengurangi antibiotik

Kurangi memberikan antibiotik apabila sakit anak ringan. Umumnya orang tua meminta dokter untuk menyertakan antibiotik padahal penyakit ringan seperti flu, pilek atau sakit tenggorokan tidak memerlukan antibiotik. Pemberian antibiotik pada anak yang terlalu sering maka akan melemahkan sistem kekebalan tubuh pada anak.

Menghindari Polusi Udara

Dengan polutan udara maka akan merusak silia rambut di dalam hidung yang berfungsi sebagai penangkal masuknya benda asing ke dalam tubuh. Sehingga hindari anak anda dari pencemaran udara seperti asap rokok, asap pembakaran dan beberapa bahan kimia yang berbahaya yang sering dijadikan bahan dalam beberapa alat rumah tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *