Cara Untuk Menyimpan Makanan Bayi Tetap Awet

Cara Untuk Menyimpan Makanan Bayi Tetap Awet

Cara Untuk Menyimpan Makanan Bayi Tetap Awet

Kenapa orang tua harus menyimpan makanan Bayi tetap awet? Mungkin banyak orang tua yang memiliki bayi ketika di rumah harus menyediakan makanan yang akan di berikan terhadap bayi tercintanya. Pada saat jam makanan bayi akan lebih sering di bandingkan dengan orang dewasa membuat para ibu harus mau tidak mau tetap meracik dan menyiapkan makanan bayi ketika jam makannya tiba.

Kenapa jam makan bayi akan lebih di focuskan dan jangan sampai telat untuk memberikan makanan untuk si bayi? Sebab daya tahan tubuh bayi terhitung lebih sensitif dibandingkan dengan orang dewasa, untuk itu mengolah sendiri dan meracik sendiri makanan bayi tentunya akan lebih aman diberikan pada bayi. Sebab kita dapat mengontrol komposisi serta gizi harian yang dibutuhkan oleh bayi.

Namun, Hanya saja berbeda porsi antara anak bayi dengan orang dewasa, di karenakan porsi untuk makanan si bayi ini hanya sedikit dan agak merepotkan untuk ke dua orang tuanya ketika jam makannya bayi tiba, maka sang ke dua orang tua pun akan harus ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk si bayi. Mungkin banyak diantara ibu yang memilih mempekerjakan pembantu rumah tangga atau baby sitter, sehingga mereka dapat membantu ibu menyiapkan makanan bayi setiap hari. Atau mungkin sebagian lagi bahkan ada yang meminta bantuan ibu atau ibu mertua untuk melakukannya.

Terus, Apakah makanan bayi di bekukan ke dalam kulkas itu baik untuk kesehatan si bayi tersebut? ya, karena salah satu cara untuk menyimpan makanan bayi akan tetap awet yaitu dengan cara di masukkan ke dalam kulkas dan lalu di bekukan. dengan cara seperti ini sudah banyak yang di lakukan oleh terhadap si bayi tersebut dan agar tidak membuat orang tua merepotkan untuk menangani masalah makanan si bayi. makanan bayi dibuat sekaligus banyak agar kemudian bisa dibekukan.

Terus gimana cara untuk membekukan makanan bayi agar tetap lebih awet? inilah beberapa cara untuk membuat makanan si bayi agar tetap lebih awet. yaitu :
– Cuci hingga benar-benar bersih makanan yang ingin dibuat puree, misalkan seperti ayam, daging, ikan maupun sayuran.
– Potonglah menjadi bentuk kecil-kecil agar lebih mudah empuk dan mudah dihaluskan dengan blender.
– Selanjutnya rebus bahan makanan tersebut hingga benar-benar matang. Sebaiknya gunakan air sedikit agar puree yang kita buat tidak terlalu encer.
– Haluskan bahan makanan tersebut menggunakan blender hingga halus seperti bubur.
– Sebelum dituangkan pada wadah pembeku sebaiknya tunggu hingga puree benar-benar dingin.
– Selanjutnya tuangkan puree tersebut dalam wadah pembeku seperti cetakan es dan tutup dengan penutupnya. Jika wadah tersebut tidak memiliki tutup ibu bisa menutupnya dengan kantong plastik (plastic wrap) dan pastikan tidak ada celah terbuka agar puree tidak terkontaminasi makanan lain yang berada satu ruangan dengan puree.
– Nah, apabila sudah beku membentuk balok-balok es, ibu dapat memindahkannya ada kantong plastik yang baru dan higienis. Kini bentuk puree sudah terbagi menjadi balok-balok es dan penggunaannya pun lebih praktis ibu bisa mencairkannya cukup 1-2 kotak saja yang dibutuhkan.
– Jika sudah dimasukan dalam kantong, sebaiknya berikan label pada masing-masing label untuk mempermudah ibu mencarinya.

Itulah dia tips tepat dalam menyimpan makanan anak agar lebih tahan lama. Untuk mencairkan masing-masing puree agar lebih praktis ibu bisa menggunakan rice cooker secara benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *