Gumoh Atau Muntah Pada Bayi

Gumoh Atau Muntah Pada Bayi

Gumoh Atau Muntah Pada Bayi

apakah perbedaan gumoh dengan muntah dari sang bayi tersebut? perbedaan dari kedua tersebut yaitu pengeluaran isi lambung yang ada di dalam bayi, jika sang bayi mengeluarkan air, dengan jumlah yang tidak banyak maka itu akan di sebut dengan gumoh. sedangkan muntah itu adalah pengeluaran dari mulut bayi secara spontan dan kekuatan bayi tersebut.

namun untuk bayi baik gumoh ataupun muntah itu ada masalah yang tidak serius, hanya sedikit kepanikan yang menandakan dari sang bayi ini.
akan tetapi yang sering terjadi hal seperti ini adalah pada saat bayi yang berusia 3 – 4 bulan yang akan mengalami gumoh atau muntah dalam 1 hari 1 kali. dan hal tersebut bisa menyebabkan berkurang atau bertambah dengan usia seorang bayi. dan juga harus di perhatikan kadang terjadi seperti ini bisa juga menyebabkan gangguan pada pertumbuhan sang bayi

kami akan memberikan beberapa pemyebab dari gumoh dan muntah terhadap sang bayi :

Beberapa penyebab gumoh atau muntah pada bayi:
1. Asi atau susu yang diberikan melebihi kapasitas lambung.
Jika lambung terlalu penuh, makanan terdahulu belum sampai ke usus, maka makanan yang baru akan keluar. Inilah kenapa gumoh atau muntah pada bayi terjadi.
2. Posisi menyusui yang salah.
3. Klep penutup lambung belum bekerja sempurna
4. Fungsi pencernaan bayi masih belum bekerja sempurna
5. Bayi anda terlalu aktif.

Cara meminimalisasi gumoh atau muntah pada bayi :
1. Hindari memberikan asi/susu dengan posisi bayi berbaring. Tegakan kepala bayi kurang lebih 30 menit setelah menyusui.
2. Hindari merangsang gerakan bayi secara berlebihan, terutama setelah bayi menyusui atau makan.
3. Mengontrol jumlah asupan bayi anda, baik asi ataupun makanan tambahan lainnya.
4. Usahakan sendawakan bayi setelah menyusui.
5. Hindari memberikan asupan makanan baik asi atau makanan tambahan lainnya saat bayi lapar, hal tersebut menyebabkan bayi makan tergesa-gesa.
6. Bagi bayi yang diberi air susu menggunakan dot, cek secara berkala lubang dot bayi tersebut, jangan sampai terlalu besar karna udara kan lebih banyak masuk.
7. Jika menyusui, usahakan posisi kepala lebih tinggi daripada kaki.
8. Saat bayi gumoh atau muntah, jangan diangkat, biarkan semua keluar.
9. Jangan panic bila gumoh atau muntah pada bayi ada yang keluar lewat hidung. Itu lebih baik daripada cairan tersedot lagi masuk ke paru-paru, karna bisa menyebabkan infeksi atau radang.

inilah beberapa cara yang bisa kami berikan pada saat sang bayi engan berusia 3 – 4 bulan dengan terjadi hal yang sama seperti ini, ikutilah cara hal seperti yang di atas ya guys.

Author: jordan smith