Hal Yang Perlu Di Ajarkan Pada Anak Berusia 3 Tahun

Hal Yang Perlu Di Ajarkan Pada Anak Berusia 3 Tahun – Setelah menikah pastinya para pasangan kekasih akan di berikan anugrah berupa anak kecil yang sangat lucu dan imut. Waktu terus berjalan hingga tidak berasa bahwa anak anda akan bertambah semakin besar dan memasuki usia 3 tahun. Emosi anda pun akan semakin bertambah apabila melihat ulah dan tingkah lakunya jika sering mengacak-ngacak seisi rumah.
Nah itu merupakan salah satu kebiasan anak kecil yang belum mengerti apa-apa. Maka dari itu anda harus mengajarkan anak yang berumur 3 tahun dengan benar dan baik, agar ia bisa menjadi mengerti lagi.

Nilah yang perlu diajarkan pada anak 3 tahun

1. Belajar untuk mengendalikan emosinya

Anak 3 tahun sudah bisa memahami hampir seluruh kalimat yang ia dengar. Ia pun sudah bisa berpikir sebab akibat dengan baik. Jadi inilah saat yang tepat untuk mulai membentuk dirinya menjadi pribadi yang baik.
Bila pada usia 2 tahun mereka sudah mengenal emosinya, kini di usia 3 tahun ajarkan mereka untuk mengendalikan emosi.
Sebagai langkah awal, mereka perlu tahu dulu mengapa mereka marah. Misalnya, ia marah karena tidak menemukan mainan kesayangannya.

Katakan padanya, ” Adik marah karena tidak ketemu mainan kereta ya? Nah, itu karena Adik tidak merapihkannya kembali setelah bermain. Ayo jangan marah, tetapi cari keretanya ada di mana.”

2. Ajarkan kedisiplinan

Mulailah mendisiplinkan mereka, walaupun sulit dilakukan. Cobalah dari hal-hal sederhana, misalnya memaksa mereka tidur siang pada jam yang sama setiap harinya.
Disiplin harus berlaku setiap hari, tanpa membedakan hari libur atau akhir pekan. Sekali saja Anda memberi kelonggaran, mereka akan kembali menjadi tidak disiplin.
Sebenarnya kitapun akan kesulitan menjalankannya, karena kita sendiri harus konsisten melakukannya.

Jika kita sudah melarang anak melakukan sesuatu, larangan itu harus tetap berlaku secara konsisten. Jangan Anda tergoda bilang “Iya” hanya karena ingin anak tenang dan Anda bisa beristirahat barang sejenak.

3. Ajarkan ia untuk berbelas kasihan

Saat melihat ada anak lain yang jatuh dan sakit, gunakan kesempatan itu untuk mengajarkan ia tentang rasa kasihan.

“Aduh dia jatuh, kasihan ya, pasti sakit kakinya,” adalah salah satu contohnya.

Bila ia mengenal rasa kasihan, ia akan lebih mudah diajarkan untuk tidak memukul ataupun menyakiti orang lain.

4. Ajarkan ia untuk berterima kasih

Belajar mengucapkan terima kasih seharusnya sudah mulai diajarkan sejak 2 tahun, bila ia sudah bisa bicara saat itu. Tapi tak ada salahnya hal satu ini tetap kita ajarkan terus agar ia tidak melupakannya.
Selain itu, ajarkan juga mengucapkan terima kasih saat mengajaknya berdoa. Ia pun akan menjadi pribadi yang penuh rasa syukur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *