Imunisasi Terhadap Bayi Apakah Sangat Penting?

Imunisasi Terhadap Bayi Apakah Sangat Penting?

Imunisasi Terhadap Bayi Apakah Sangat Penting?

Semua orang tua pasti akan sangat setuju ketika akan memberikan imunisasi terhadap bayinya, di karenakan Imunisasi inilah hal jadwal penting yang tidak di perbolehkan terlewat oleh anak anda. justru Imunisasi ini sangat penting bagi anak agar tidak terjadi dengan kasus yang puluhan tahun dimana banyak sekali penyakit yang berbahaya yang menyerang anak-anak ataupun pada usia dewasa. Salah satu contoh penyakit yang berbahaya yaitu tetanus, polio, difteri dan cacar.

Jika anak anda melakukan imunisasi maka, akan mengurangi penyakit dan mencegah terjadinya berbagai wabah penyakit yang sangat berbahaya terhadap anak anda. Lantas bagaimana dengan imunisasi tambahan pada bayi, seberapa penting imunisasi tambahan untuk bayi ?

Sebenarnya Imunisasi ini hal yang harus di wajibkan oleh anak anda dengan menambahkan vaksin BCG, DPT, hepatitis B, Polio dan juga campak. Jenis imunisasi tersebut sangat diwajibkan sesuai dengan rekomendasi dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Dengan melakukan imunisasi yang dianjurkan akan mencegah berbagai jenis penyakit yang berbahaya. Beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan mengikuti jadwal rutin diantaranya adalah radang paru-paru, meningitis atau radang selaput otak, hepatitis, campak dan kanker mulut rahim.

Jenis Imunisasi tambahan ini yang sangat jarang sekali tidak di ketahui orang lain, yaitu Imunisasi :
1. Imunisasi Hib
Imunisasi ini dapat melindungi tubuh dari virus Haemophilus influenza tipe B. Virus tersebut dapat menyebabkan meninghitis (peradangan selaput otak), pneumonia dan juga epiglotitis. Dalam pemberian imunisasi dapat dilakukan pada usia 2, 4, 6 dan 15 bulan. Pada pemberian imunisasi ini dapat diberikan secara terpisah atau secara kombinasi.

2. Imunisasi Pneumokokus (PCV)
Vaksin ini dapat melindungi tubuh dari bakteri, bakteri yang sering menyerang adalah jenis bakteri pneumokokus yang dapat menyebabkan meningitis, infeksi telinga dan juga pneumonia. Waktu dalam pemberian vaksin ini sama halnya dengan Hib akan tetapi pada pemberian terakhir dapat dilakukan pada usia antara 12-15 bulan. Sedangkan apabila anda baru memberikannya pada usia anak di atas 1 tahun maka vaksin ini akan diberikan dua kali dengan interval dua bulan sedangkan apabila diberikan pada antara usia 2-5 tahun maka akan diberikan vaksin 1 kali.

3. Imunisasi MMR (Measles, Mumps, Rubella)
MMR memberikan manfaat untuk melindungi tubuh dari virus virus seperti campak, gondok, dan juga rubella. Dalam pemberian vaksin ini dapat diberikan pada usia 15 bulan bahkan dapat diulang pada usia anak 6 tahun. Vaksin ini bahkan dapat diberikan pada usia 12 bulan asalkan anak anda belum mendapatkan vaksin campak pada usia 9 bulan.

4. Imunisasi Influenza
Pemberian vaksin influenza dapat melindungi tubuh dari virus influenza yang seringkali menyerang. Dalam pemberian vaksin ini dapat diberikan setahun sekali sejak usia anak anda 6 bulan bahkan bisa diteruskan hingga usia dewasa. Dalam pemberian imunisasi ini diatas 2 tahun maka vaksin diberikan dalam bentuk semprotan pada saluran pernapasan anak anda.

5. Imunisasi HPV (Humanpapilloma Virus)
Vaksin HPV dapat melindungi tubuh dari paparan virus humanpapilloma yang dapat menyerang wanita yaitu bagian kanker mulut rahim. Pemberian pada usiia 10 tahun dan diberikan 3 kali dengan jadwal pada usia 1-2 bulan kemudian pada 6 bulan selanjutnya.

6. Imunisasi Varisela
Dalam pemberian imunisasi ini dapat melindungi dari cacar air pemberian vaksin ini dengan usia anak anda 5 tahun.

7. Imunisasi Hepatitis A
Imunisasi ini dapat melindungi tubuh dari virus hepatitis A yang dapat menyebabkan penyakit pada bagian hati. Adapun pemberian vaksin ini pada umur diatas 2 tahun, dua kali dengan interval 6-12 bulan.

8. Imunisasi Tifoid
Pada pemberian vaksin ini dimaksudkan untuk melindungi tubuh dari bakteri salmonella typhi yang dapat menyebabkan tifus dalam pemberian vaksin ini pada usia 2 tahun dan diulang pada usia 3 tahun. Ada dua jenis yang dapat diberikan baik secara oral dan suntik, sehingga tifoid oral dapat diberikan pada anak diatas 6 tahun.

Jenis Imunisasi tambahan inilah yang akan terbaru untuk anak anda, jadi bagi anda yang ingin menimunisasikan anak anda, anda bisa memberikan imunisasi yang seperti di atas iya guys.

Author: jordan smith