Jangan Sering Diberikan Teh Terhadap Anak Anda

Jangan Sering Diberikan Teh Terhadap Anak Anda

Jangan Sering Diberikan Teh Terhadap Anak Anda

Mungkin Banyak orang tua yang mengatakan bahwa konsumsi teh terhadap anak anda itu memang sangat bagus terhadap anak anda, karena dari jenis teh tersebut ini memiliki banyak sekali manfaat terhadap tubuh. makanya banyak orang tua yang sekarang konsumsi teh untuk anaknya. namun ada beberapa yang harus anda ketahui oleh orang tuanya bahwa teh tersebut jangan sering di konsumsi untuk anak anda terutama balita tersebut.

Ada beberapa akibat terhadap balita ketika di konsumsi teh yaitu :
– Gangguan tidur
Pakar kesehatan berkata bahwa anak yang terlalu sering mengkonsumsi teh atau kopi akan mengalami gangguan tidur layaknya insomnia, tidur dengan kondisi gelisah, dan mudah terbangun saat tidur. Tingginya kandungan kafein ini bisa berpengaruh buruk bagi tekanan darah anak dan membuat mereka lebih sering mengalami gangguan tidur, mudah cemas, dan cenderung hiperaktif.

– Terlalu banyak mengkonsumsi gula
Kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menambahkan gula pada teh atau kopi ternyata bisa berimbas buruk bagi anak mengingat mereka bisa mendapatkan asupan gula yang berlebihan setiap harinya. Jika hal ini terjadi, anak jelas akan bersiko besar terkena obesitas, kerusakan gigi, dan juga diabetes.

– Bersifat diuretik
Kerap mengkonsumsi teh bisa membuat anak sering buang air kecil mengingat minuman ini memiliki efek diuretik. Andai anak lebih suka mengkonsumsi teh namun jarang meminum air putih, maka dikhawatirkan anak akan lebih mudah mengaalmi dehidrasi yang tentu kurang baik bagi kesehatannya.

Jadi ada beberapa Akibat khususnya yang masih berusia balita untuk mengkonsumsi teh ini. Anak-anak ternyata sebaiknya tidak mengkonsumsi kafein terlebih dahulu karena bisa berpengaruh buruk bagi sistem saraf pusatnya dan akhirnya membuat mereka ketagihan. anak di sekitar usia 4-6 tahun sebaiknya hanya mendapatkan asupan kafein maksimal 5 mg setiap hari. Sementara itu, anak usia 7-9 tahun sebaiknya hanya mengkonsumsi 62,5 mg perhari dan anak usia 10-12 tahun maksimal mengkonsumsi 85 miligram per hari.

jadi untuk semua takaran yang boleh di konsumsi kafein itu masing – masing ada di usia tersebut. maka hal tersebut yang harus anda lihatkan terhadap anak anda dan juga harus menjaga dimana pertumbuhan anak anda ketika masih berusia balita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *