Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Anak-anak

Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Anak-anak – Siapa yang ingin terserang oleh penaykit? Pastinya tidak ada orang yang ingin terserang penyakit. Apa lagi bila anak anda terserang penyakit, itu merupakan hal yang sedih untuk setiap orang tua, maka dari itu sebaiknya melarang anak anda untuk tidak melakukan hal yang membawa hawa penyaki. Meski saat ini sudah banyak jenis vaksinn untuk mengatasi beberapa penyakit langkah pada anak, tetapi tetap saja masih ada anak-anak yang mengalami penyakit tersebut. Berikut beberapa jenis penyakit yang sering menyerang anak-anak anda mam.

Baca juga: 

Batuk Kering

Ciri dari batuk kering adalah batuk yang terdengar seperti menggonggong dan sulit sekali keluar. Penyebab batuk meruapakan peradangan pada saluran udara bagian atas, biasanya karena virus.
Jika pernapasan menjadi sangat terganggu, perawatan rumah sakit mungkin diperlukan. Namun, kebanyakan anak-anak membaik setelah satu minggu. Batuk ini biasanya terjadi pada anak di bawah 5 tahun.

Cacar Air

Cacar sekarang dapat dicegah dengan vaksin varicella yang dimaksudkan agar anak bisa merasa nyaman dengan rasa gatal dari luka yang diakibatkan. Cacar air dapat menyebabkan komplikasi berbahaya pada bayi yang baru lahir, orang dewasa, dan wanita hamil.

Campak

Jika anak-anak anda mendapatkan imunisasi cacar, tentu anda tidak perlu merasa khawatir anak akan tertular penyakit ini. Infeksi biasanya dimulai dengan demam, pilek, dan batuk. Seiring dengan memudarnya gejala, barulah seluruh ruam di tubuh muncul. Kebanyakan anak-anak menjadi lebih baik dalam dua minggu, tetapi beberapa dari mereka bisa mengalami pneumonia atau masalah lainnya.

Kurap atau Ringworm

Kurap sebenarnya disebabkan oleh jamur, tidak ada cacing yang terlibat. Tanda pada kulit berupa cincin merah bersisik atau putaran yang dapat menyebabkan kerontokan rambut pada kulit kepala. Jamur menyebar dengan mudah dari satu anak ke anak. Jadi, berbagi sisir, sikat, handuk, dan pakaian harus dihindari. Kurap dapat diobati dengan obat antijamur.

RSV

RSV singkatan dari respiratory syncytial virus, ini merupakan penyebab dari bronchiolitis (radang saluran napas kecil) dan pneumonia pada bayi. Infeksi dimulai dengan gejala mirip flu, termasuk demam, pilek, dan batuk. Dari 40% anak-anak yang terinfeksi RSV, ditemukan mengi berkembang pada tubuhnya dimana dua persen dari mereka memerlukan rawat inap. RSV ringan cenderung terjadi pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa.

Infeksi Telinga

Anak-anak rentan terhadap infeksi telinga. Saat udara dingin, tabung kecil yang menghubungkan telinga ke tenggorokan (eustachio) terblokir dan menyebabkan radang. Kondisi ini membuat cairan terperangkap di dalam telinga tengah atau di belakang gendang telinga dan memungkinkan kuman untuk berkembang biak.
Gejala-gejalanya termasuk demam, rewel, dan telinga seperti tertarik. Kebanyakan infeksi telinga disebabkan oleh virus dan akan sembuh dengan sendirinya. Vaksinasi anak-anak membantu mencegah infeksi dari bakteri tertentu yang dapat menyebabkan infeksi telinga.

Pinkeye

Mata berair, kemerahan, gatal, dan bulu mata berkerak merupakan tanda-tanda conjuntivitas atau penyakit mata yg menular atau pinkeye. Sering disebabkan oleh virus yang sama seperti flu biasa dan mudah menyebar dengan cepat di sekolah-sekolah dan tempat penitipan anak.
Berkonsultasi dengan dokter anak anda untuk menentukan apakah anak anda membutuhkan perawatan.

Gondok

Gondok merupakan penyakit anak yang sangat umum. Infeksi seringkali tidak menimbulkan gejala, tetapi ketika itu terjadi, tanda klasiknya adalah pembengkakan kelenjar antara telinga dan rahang. Hal ini menciptakan penampilan pipi membengkak. Meskipun tingkat vaksinasi sudah tinggi, wabah gokdok baru-baru ini telah menginfeksi ribuan orang di AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *