kejar Pendidikan, Opsi Satelit Akan Di Sewa

kejar Pendidikan, Opsi Satelit Akan Di Sewa

kejar Pendidikan, Opsi Satelit Akan Di Sewa

kejar Pendidikan, Opsi Satelit Akan Di Sewa

Guys, Sekarang di negara indonesia sudah dapat di nyewakan satelit yang dimana bisa mampu untuk mendistribusikan data yang berkecepatan tinggi lho. keinginan untuk menyewa dari Satelit ini sudah akan di sampaikan oleh menteri Komunikasi dan Informatika bahwa kebutuhan Satelit ini mampu untuk mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi ini agar diharapkan lebih mudah untuk melayani publik hingga meningkatkan kualitas di berbagai jenis pendidikan.

Total Yang akan di hubungkan yaitu mencapai kurang lebih 150.000 ribu titik yang harus di sambungkan. di titik mana saja yang akan harus di sambungkan tersebut, yaitu akan di sambungkan dengan internet ini meliputi wilayah 80.000 sekolah, 3.000 desa, hingga puluhan ribu Puskesmas dsn kantor polisi sektor (Polsek).

“Sehingga ke depan kalau berobat ke Puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit tidak perlu lagi repot bawa berkas. Cukup bawa badan, bahkan kalau perlu [pemerintah juga menjemput orang yang sakit] dengan ambulan. Semuanya terhubung,” katanya.

Opsi menyewa satelit ini merupakan jalan keluar sementara untuk merealisasikan target kementerian pendidikan dasar maupun kementerian riset dan pendidikan tinggi menghadirkan pendidikan berlandaskan teknologi.

Kedepannya, pemerintah tengah mendorong hadirnya satelit milik Indonesia untuk program ini. Diestimasikan terdapat dua satelit yang akan dioperasikan.

“Pertama kecepatannya 10 megabyte per second, next satelite 20 megabyte per second. Maka dengan kecepatan sangat tinggi ini, maka akan membanjiri sekolah kemampuan untuk dapat belajar lebih banyak [melalui jaringan internet],” katanya.

Indonesia mengatakan satelit milik berkecepatan tinggi itu akan beroperasi pada 2021-2022 mendatang. Satelit ini akan menggandeng swasta sebagai investor dengan pola kerjasama antara pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat ini pemerintah telah melakukan tender jasa konsultan proyek pengadaan satelit multifungsi. Biaya pengadaan satelit berteknologi high throughput satellite (HTS) diperkirakan mencapai Rp7,7 triliun dengan masa konsesi 15 tahun.
Sementara itu, Proyek ini juga akan menhubungkan di seluruh kabupaten keseluruh kota di indonesia dengan jaringan internet, melalui fiber optik berkecepatan tinggi atau lebih dikenal dengan Palapa Ring dipastikan beroperasi di 2019 mendatang.

menjelaskan paket Palapa Ring dibagi menjadi tiga sektor yakni barat, tengah dan timur. Untuk paket barat telah tersambung dan beropasi pada bulan lalu, sedangkan dua paket lainnya dipastikan pembangunan fisiknya rampung akhir 2018 ini.

Author: jordan smith