Kenapa Kedua Orang Tua Ingin Tidur Seranjang Dengan Bayi?

Kenapa Kedua Orang Tua Ingin Tidur Seranjang Dengan Bayi?

Kenapa Kedua Orang Tua Ingin Tidur Seranjang Dengan Bayi?

zaman sekarang banyak orang yang sudah melakukan hal seperti ini, dan bahkan dari ke dua orang tua tidak ingin melihat anaknya terjadi hal apa – apa. makanya ke dua orang tua tersebut ingin tidur dengan anaknya dalam 1 ranjang. memang itu sangat bagus untuk meningkatkan keserasian terdahapo 1 keluarganya dan mendekati hubungan antara ke dua orang tua dengan anaknya.

jika ke dua orang tua tidur bersama dengan anaknya dalam 1 ranjang, itu sebenarnya banyak manfaat sekali bagi untuk anaknya, kenapa demikian? agar lebih gampang untuk menjaga sang buah hatinya dan sang bayinya pun merasa tenang dan nyaman berada di sisi ke dua orang tua tersebut.

nah, akan kami memberikan beberapa manfaat kenapa ke dua orang tua tidur bersama anaknya dalam 1 ranjang, yaitu :
> Saling mempererat hubungan.
Hubungan yang istimewa antara ibu dan anak dapat terjalin karena ada kedekatan. Jarak yang sangat dekat saat ibu dan bayi tidur berdampingan, menciptakan keselarasan. Karena, posisi ibu dan bayi saling bertemu muka, posisi hidung keduanya pun saling berhadapan. Pada saat ibu mengembuskan nafas lembutnya, maka akan dirasakan oleh bayi. Embusan nafas ibu ini mampu merangsang bayi menjadi lebih teratur dan baik.
Posisi tidur bayi yang dekat dengan ibu juga membuat sang buah hati dapat membaui aroma tubuh ibu dan memeroleh sentuhan hangat dengan lebih intens. Selain membuat lebih tenang, hal itu juga menurunkan stres pada bayi.

> Kualitas dan kuantitas tidur ibu menjadi lebih baik.
Dengan tidur seranjang, ibu dapat segera menenangkan atau menyusui saat bayinya terbangun di tengah malam. Umumnya ibu dapat segera tertidur kembali dan keduanya bisa menyelaraskan siklus tidurnya satu dengan lainnya. Kondisi ini tentunya menguntungkan karena dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur ibu.
Umumnya ibu sangat paham akan bayinya, sehingga posisi tidurnya tidak akan menganggu atau membahayakan bayinya. Hormon-hormon yang muncul saat bayi menyusu juga menimbulkan efek rileks, yang dibutuhkan ibu agar dapat tidur kembali.

> Lebih mudah menyusui.
Posisi berdekatan akan membantu bayi menyusu dengan lebih mudah pada sang bunda. Bayi yang menyusu pada malam hari juga membantu ibu terhindari dari payudara yang bengkak dan berdenyut-denyut. Berbagai gejala ini dapat menimbulkan mastitis (infeksi saluran ASI). Tidur bersama bayi juga menguntungkan bagi orangtua bekerja karena dapat membantu ibu menjalin kelekatan kembali setelah siang tidak bertemu dengan bayinya.

> Bayi tidur lebih tenang dan lelap.
Tidur berdampingan dengan sang bunda membuat bayi lebih tenang dan lelap. Kualitas tidurnya yang lebih baik ini akan berdampak pada tumbuh kembang bayi kelak. Berdasarkan penelitian, selama tidur semua sel tubuh manusia, termasuk sel otot, hati, ginjal, tulang sumsum, dan sel otak mengalami pemulihan. Hormon-hormon pun lebih aktif diproduksi. Semua itu penting untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi kerja otak..

> Membantu perkembangan bayi.
Tidur seranjang memungkinkan bayi tidur dengan tenang dan lebih pulas. Ketika tidur, bayi mengalami pertumbuhan yang pesat. Bayi juga dapat menyusu lebih lama. Pengisapan tambahan ini memberikan lebih banyak hindmilk (ASI belakang yang biasanya mengalir setelah 15 menit menyusui). Hindmilk mengandung tinggi lemak dan merangsang produksi ASI.

> Mengembangkan kepercayaan antara orangtua dan bayi.
Tidur seranjang memungkinkan memberikan keyakinan pada bayi, ada ibu di sisinya yang selalu siap memenuhi keinginan buah hati tercinta dengan cepat dan tepat. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi bayi karena menjadi modal mengembangkan kepercayaan diri (self esteem) yang berperan membentuk kepribadian ke depan.

Jadi inilah beberapa manfaat dari ke dua orang tua tidur bersma dengan sang buah hatinya dalam 1 ranjang tersebut. nah jadi sang buah hatinya masih kecil dan belum begitu mengetahuinya janganlah pernah melepaskan dalam keadaan sendirian, namun para orang tua harus menemani sampai dia benar – benar mengetahui semuanya agar tidak terjadi sesautu dengan anak kita.