Makanan Yang Harus Di Hindari Bayi

Makanan Yang Harus Di Hindari Bayi – Dalam makanan untuk bayi, itu merupakan hal yang sangat penting untuk membantu pertumbuhan mereka, namun tidak di sarankan untuk memberikan makanan yang biasa di rasakan oleh orang dewasa untuk anak bayi. Hal tersebut dapat memberikan dampak buruk untuk bayi tersebut. Bagi anda yang barusan mempunyai bayi kecil, berikut beberapa jenis makanan yang harus di hindari bayi anda untuk menjaga kesehatannya.

Baca juga:
Makanan Untuk Kecerdasan Anak

Susu sapi
Jangan menggunakan susu sapi sebagai pengganti ASI untuk bayi. Jika mama tidak memungkinkan untuk menyusui, berikan ia susu formula yang sudah diproses untuk bisa dicerna oleh bayi.

Minuman mengandung kafein
Minuman berkafein seperti soda, teh, atau bahkan kopi. Tidak hanya untuk bayi, minuman-minuman ini juga sebaiknya tidak diberikan untuk balita.

Keju yang tidak dipasteurisasi
Keju yang dipasteurisasi bisa menyebabkan risiko keracunan pada bayi. Periksalah label keju yang Anda beli sebelum memberikannya pada bayi.

Ikan yang tinggi kandungan merkuri
Seperti swordfish atau ikan pedang, ikan hiu, tilefish, dan king mackarel. Bahkan orang dewasa juga tidak boleh memakannya terlalu sering, terutama ibu hamil.

Keju yang tidak dipasteurisasi
Keju yang dipasteurisasi bisa menyebabkan risiko keracunan pada bayi. Periksalah label keju yang Anda beli sebelum memberikannya pada bayi.

Makanan laut
Makanan laut seperti kerang, udang, lobster, kepiting, dapat memicu alergi pada bayi. Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter Anda jika ingin memberikan makanan laut untuk bayi di bawah 1 tahun.

Garam
Sebenarnya, memberikan garam pada makanan bayi yang berusia di bawah 1 tahun tidak diperlukan. Asupan garam yang berlebihan justru dapat merusak ginjal bayi karena ginjalnya belum mampu untuk mengolah kelebihan garam di tubuhnya. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot menambahkan garam pada menu MPASInya. Selain garam, hindari menambah penyedap rasa maupun saus pada makanan bayi, karena produk tersebut biasanya mengandung garam yang cukup tinggi. Takaran di bawah ini mungkin dapat dijadikan referensi sebelum Anda memasak untuk anggota keluarga, termasuk si kecil.

Gula
Sama halnya dengan garam, asupan gula pada makanan bayi yang berusia di bawah 1 tahun belum diperlukan. Ini karena asupan gula justru akan membuat kalori makanan si kecil semakin banyak dan tak baik juga untuk kesehatan gigi serta mulutnya. Bahkan dalam beberapa penelitian disebutkan jika terlalu banyak makan gula dan makanan manis saat kecil, akan meningkatkan risiko obesitas serta penyakit kronis pad anak di kemudian hari. Itu sebabnya berikanlah gula sesuai dengan rekomendasi gula harian untuk anak. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula tidak boleh lebih dari 5 persen dalam menu makan harian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *