Mengunggah Foto Anak di Media Sosial, Apa penyebabnya?

Mengunggah Foto Anak di Media Sosial, Apa penyebabnya?

Mengunggah Foto Anak di Media Sosial, Apa penyebabnya?

Mungkin hal seperti ini banyak ke dua orang tua yang telah melakukan fenomena seperti ini dengan memfotokan sang buah hatinya dan merasa gambar yang di fotokan itu sangat bagus dan menarik, maka ke dua orang tua tersebut pun akan di masukin ke dalam media sesial. memang anda memasukin ke dalam media sosial untuk mencari banyak orang yang like foto anak anda dan memberitahukan ke semua orang tentang anak anda, namun ada beberapa yang sangat berbahaya juga ketika anda memasukin foto anak anda ke dalam media sosial terutama foto bersama anak kecil.

> Plus minus mengunggah foto anak di media sosial :
Kegiatan sering mengunggah foto anak di media sosial sering disebut dengan sharenting. Salah satu manfaat dari mengunggah foto anak antara lain adalah dapat dengan mudah berbagi momen bagi anggota keluarga yang berada jauh dari kita.

Sayangnya, mengunggah foto anak juga memiliki dampak negatif. “Beberapa masalah utamanya adalah terkait dengan pencurian identitas (risiko privasi), pengambilan gambar anak-anak secara digital di situs predator (risiko keamanan di dunia maya), berbagi informasi pribadi tentang anak yang seharusnya tetap menjadi pribadi, dan mengungkapkan informasi yang memalukan yang mungkin disalahgunakan oleh orang lain. Penelitian menyebutkan bahwa 50 persen foto anak yang diunggah di situs pedofil diambil dari akun media sosial orang tuanya. Ketika foto anak sudah diunggah, kita tidak tahu foto tersebut akan menyebar kemana saja dan digunakan untuk apa saja.

Inilah, akan memberikan beberapa panduan dan juga harus anda pertimbangkan sebelum Anda mengunggah foto anak di dunia maya, yaitu :
1. Mengapa Anda mengunggahnya?
Ini adalah hal terpenting yang harus Anda tanyakan pada diri Anda sebelum mengunggahnya. Perlu diingat bahwa apa yang Anda unggah bukan sepenuhnya informasi tentang Anda, melainkan tentang anak Anda.

2. Apakah Anda ingin orang lain mengunggah informasi serupa pada Anda?
Misalnya Anda terganggu dengan foto anak teman atau kerabat Anda yang sedang cedera atau terluka parah. Maka sebaiknya Anda juga tidak mengunggah foto anak Anda ketika sedang terluka.

3. Apakah anak akan malu melihat fotonya di masa depan?
Pikirkan perasaan anak Anda jika kelak melihat foto masa kecilnya. Apakah ia merasa malu melihat fotonya telanjang di bak mandi? Atau apakah ia justru bangga ketika melihat fotonya terluka setelah jatuh dari sepeda? Beberapa foto mungkin lebih baik Anda simpan sendiri daripada membagikannya dengan orang lain.

4. Apakah ada orang yang seharusnya tidak melihat foto anak Anda di masa depan?
Saat ini banyak perusahaan yang memonitor calon pegawai mereka melalui akun media sosial yang mereka miliki. Meskipun kemungkinannya kecil, namun Anda tentu tidak mau foto-foto memalukan anak Anda atau foto ketika anak Anda melakukan kegiatan berbahaya memengaruhi penilaian perusahaan.

Author: jordan smith