Pemerintah Akan Membidik Startup Di 6 Sektor

Pemerintah Akan Membidik Startup Di 6 Sektor

Pemerintah Akan Membidik Startup Di 6 Sektor

Kementerian Komunikasi dan Informatika Di Jakarta akan menggulirkan gelombang ke tiga penyelenggarakan program gerakan mencapai 1000 startup digital. dengan program tersebut dari inisiatif tersebut sudah di rancang sebagai ajang memperkuat ekosistem digital di dalam negeri dengan menyeleksi berbagai perusahaan rintisan teknologi untuk mengikuti proses inkubasi.

Hal ini sangat berbeda dengan penyelenggarakan batch yang pada sebelumnya. dengan program itu kini secara spesifik akan menyasar menjadi 6 bidang perusahaan rintisan teknologi yaitu agrikultur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, dan energi. Enam bidang yang dipilih itu dianggap sesuai dengan prioritas pembangunan pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.

Sebenarnya negara Indonesia banyak sekali potensinya, akan tetapi kita jangan sampai menjadi marketnya saja. akan tetapi yang harus anda manfaatkan itu adalah menjadi bagian pemainnya. Gerakan Nasional 1000 Startup Digital pertama kali digulirkan tak lama setelah Presiden Joko Widodo pertama kali mengunjungi Sillicon Valley pada awal 2016 lalu. Sebagai tindak lanjut kunjungan itu, pemerintah mulai menggulirkan inisiatif agar dapat menciptakan lebih banyak perusahaan rintisan digital di Indonesia.

Pemerintah menginginkan tersedia sebanyak 200 perusahaan rintisan digital secara berkelanjutan pada 2020 mendatang. Sejak pertama kali digulirkan pada Agustus 2016, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital telah menyeleksi sebanyak 6.000 perserta dari sebanyak 32.248 pendaftar yang berasal dari 10 kota di Indonesia.

Sekarang Dari Kementerian Komunikasi dan Informatika menggandeng KIBAR untuk menyediakan sebanyak 320 mentor dari sebanyak 165 mitra yang berpartisipasi dalam gerakan ini. Melalui penyelenggaraan program itu, pemerintah bukan hanya ingin mengarahkan perkembangan ekosistem digital di dalam negeri mampu menyediakan berbagai solusi bagi tanah air.

Lebih dari itu, program itu ditarget mampu menelurkan perusahaan rintisan bervaluasi tinggi yang berkelanjutan. Targetnya, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital itu mampu melahirkan deretan perusahaan bernilai US$10 Miliar.

Seluruh perusahaan rintisan yang diseleksi melalui program itu bakal melalui sejumlah tahapan. Mulai dari ignition, workshop, hackathon, bootcamp, sampai akhirnya lolos tahap inkubasi.

Dengan program itu tersebut sudah kurang lebih berlansung dengan selama 6 bulan yang akan di mulai dari proses pra ikubasi sampai dengan selesai ikubasi. Dengan perusahaan yang akan ikut rintisan mengenai ikubasi pun akan turut di persiapkan agar dapat menyiapkan pola bisnis yang berkelanjutan. Dalam tahap ignition, akibat gerakan 1000 startup digital ini akan melibatkan berbagai ahli dari kompetensi. Seperti misalnya Vice President Marketing JNE Eri Palgunadi, Director of Market Development GE Indonesia Mulyandi Nasution, Program Manager Coordinator CISDI Egi Abdul Wahid, dan Anggota Badan Standardisasi Nasional Pendidikan Itje Chodidjah.

Di samping itu, beberapa pejabat pemerintahan yaitu Dirjen Aplikasi Telematika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan serta Kepala Badan Riset SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan Zulficar Mochtar turut berparitisipasi pada tahap igntion gelombang ketiga itu. Sedangkan Dari marketing JNE ini akan mengatakan logistik merupakan salah satu bidang dengan mata rantai yang cukup panjang. namun dengan demikian, dari perusahaan rintisan teknologi pun akan juga dapat menyediakan solusi yang untuk memperpendek alur bisnis pada bidang logistik.

Author: jordan smith