Tips Membujuk Anak Agar Mau Makan Saat Sedang Sakit

Tips Membujuk Anak Agar Mau Makan Saat Sedang Sakit – Siapapun pasti tidak ingin anaknya jatuh sakit. Namun tidak bisa kita pungkiri bahwa ada saat-saat dimana anak sakit. Misalnya, diare atau demam. Untuk itu kita harus memahami bagaimana pengaturan pola makan anak disaat sakit. Anak yang berusia dibawah dua tahun jika sedang sakit sangat rentan mengalami penurunan berat badan jika asupan makanannya tidak terjaga. Hal ini tentu tidak kita inginkan, asupan makanan anak saat sakit tentu penting untuk kita perhatikan.

Baca juga: Cara Agar Anak Tumbuh Menjadi Cerdas

Namun terkadang jika anak sedang sakit pastinya selera makan anak akan menurun. Sama seperti orang dewasa jika sedang sakit tidak selera untuk makan, atau di sebut dengan nafsu makan turun. Jika anak sedang sakit namun tidak mendapatkan asupan gizi, bisa saja akan membuat kesehatan sang anak makin terancam. Nah tapi sekarang anda para orang tua tidak perlu untuk takut dalam mengatasi hal tersebut, jika anak anda tidak selera makan/tidak mau makan. Silahkan anda coba tips yang ada di dalam artikel ini.

Penuhi kebutuhan cairan anak

Walaupun anak susah makan, anda harus memastikan asupan cairan anak tercukupi. Hal ini berguna untuk mencegah anak dehidrasi, terutama jika anak mengalami demam, muntah, diare, atau infeksi saluran pernapasan seperti flu dan bronkitis. Pasalnya, tubuh membutuhkan air untuk melawan segala infeksi. Jadi, jika anak anda menolak untuk makan tetapi mau minum, biarkan saja tubuhnya melawan infeksi melalui asupan cairan hingga anak akan sembuh dengan sendirinya.

Selain dengan air putih, anda dapat memberikan variasi lain dengan makanan yang mengandung kadar air tinggi. Misalnya jus yang diencerkan, sup ayam, buah yang mengandung banyak air seperti jeruk, semangka, atau melon. Kecuali bila anak mengalami diare atau muntah cukup sering, segera cek ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Berikan makanan kesukaan anak

Saat anda sakit, anda tentu menginginkan makanan-makanan enak sesuai dengan kesukaan anda. Nah, ini juga berlaku untuk anak anda. Pancing nafsu makan anak dengan memberikan makanan-makanan kesukaannya, entah itu biskuit, sup sayur favoritnya, atau buah-buahan. Ikuti saja keinginannya dan jangan khawatir bila anak hanya menginginkan satu jenis makanan. Yang penting anak mau makan secara bertahap sehingga energinya dapat kembali secara perlahan.

Jangan paksa anak untuk makan

Kebanyakan orang tua cenderung mendorong anaknya untuk makan yang banyak. Pasalnya, mereka khawatir anak akan sakit atau kekurangan vitamin jika hanya sedikit makan. Bahkan terkadang anda melakukan sedikit ‘pemaksaan’ untuk memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Sayangnya, tidak ada gunanya memaksakan anak untuk makan. Pemaksaan ini hanya akan membuat anak stres dan semakin tidak mau makan. Jadi, sebagai orang tua tidak perlu khawatir jika anak anda hanya mampu makan dalam jumlah yang sedikit.

Tenang saja, anak anda tidak akan terus-terusan ‘mogok makan’, kok. Sebab, anak anda mampu menilai seberapa banyak makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Mereka akan cenderung makan ketika tubuhnya sudah merasa lapar sehingga secara perlahan selera makan anak nya akan kembali normal.

Lebih baik berikan pujian setiap anak berhasil menelan satu suapan. Hal ini akan membuatnya semakin bersemangat dan terpacu untuk makan secara perlahan-lahan. Cobalah berikan dalam porsi yang kecil terlebih dahulu dan lihat reaksinya. Setelah anak semakin semangat makan, baru tambahkan porsinya secara perlahan. Selama anda menawarkan makanan yang sehat, anda tidak perlu khawatir bila anak hanya sedikit makan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *