Tanda - Tanda Anak Bayi Memulai Belajar

Tanda – Tanda Anak Bayi Memulai Belajar

Semua orang pasti sangat senang jika memmpunyai buah hatinya. dan tanpa di sadari ke dua orang tua ini bahwa anak sekarang cepat tumbuh dan rasanya juga memulai tambah berat ketika kita mengendong bayi tersebut. dan waktupun cepat berlalu, namun hal yang di inginkan dari kedua orang tua itu adalah pingin anaknya untuk belajar berjalan.

Banyak sekali para orang tua ingin mengetahui kapan saatnya bayi anda bisa cepat untuk menunjukkan tanda – tanda belajar berjalan, biasanya menurut kata orang bayi belajar berjalan itu akan dalam waktu kurang lebih 1 tahun baru untuk mencoba berjalan, namun hal ini tidak bisa di pastikan dalam waktu 1 tahun saja, bahkan ada juga bayi yang mencoba untuk berjalan hingga dalam waktu 9 – 18 bulan baru untuk mencoba berjalan.

Anak akan menunjukkan tanda-tanda seperti berikut:
– Merangkak
– Mampu berguling-guling dengan cepat
– Berusaha menyeret tubuhnya ke tempat-tempat berbeda
– Berusaha memanjat benda-benda tinggi seperti kursi, meja dan lainnya sehingga tubuhnya bisa berdiri
– Belajar keseimbangan tubuh sejak bayi
– Melatih kontrol gerakan dan rasa takut anak
– Latihan mendorong kursi
– Latihan menarik mainan
– Berjalan tapi berjinjit
– Buat Kondisi Rumah Aman Saat Anak Belajar Berjalan
– Pakaikan Sepatu Agar Lebih Cepat Belajar Jalan

Anak akan berusaha bergerak sebanyak mungkin, mengerahkan fungsi kaki,
lutut, tubuh, lengan dan tangannya untuk berpindah tempat. Beberapa anak tidak mengawali berjalan dengan merangkak dulu, ada yang langsung berdiri dan berjalan.

Ketika anak bayi sudah mencoba untuk melakukan belajar berjalan, orang tua sudah tidak perlu merasa khawatir laagi, namun akan tetap harus menjaga anak agar tidak terjadi hal apa – apa pada saat berjalan sambil jatuh. jika bayi ini sudah mencoba belajar berjalan dengan lancar, maka akan sebentar lagi untuk akan mencoba melakukan berlari, hal ini akan mengalami dalam waktu kurang lebih 6 bulan lagi. jika bayi sudah bisa berjalan dan berlari, maka dari perhatian orang tua harus lebih pantau yang lebih ketat.

Berhati - Hati Pada Saat Bayi Belajar Jalan

Berhati – Hati Pada Saat Bayi Belajar Jalan

Kita sering melihat bayi kita pada saat melakukan berjalan pasti rasa dari kedua orang tua itu merasa bahagia, dan bukan saja dari orang tua, namun orang yang ada dalam 1 rumah juga merasa bahagia ketika melihat bayi belajar berjalan. namun kalian harus mengetahui bahwa bayi yang belajar jalan tetap terpantau.

inilah ada beberapa hal kecelakaan yang di alami pada saat bayi belajar berjalan :

1. Menggelinding dari tangga

Tangga selalu menarik di mata balita. Bagi balita, area ini adalah inovasi arsitektur yang sangat menarik untuk dicoba. Saat mereka belajar berjalan, godaan pertama di tangga adalah mencoba langkah-langkah mereka sendiri. Lantaran terlalu asyik mencoba tangga, bisa jadi membuat balita tergelincir kemudian berguling-guling di tangga.

2. Jatuh dari ranjang

Apabila balita Anda termasuk tipe aktif atau sedang gelisah, jangan sekali-kali meninggalkannya sendirian pada atas ranjang. Meskipun saat ia tidur. Anak balita yang terlalu bersemangat dan sedang belajar berjalan akan mencoba untuk turun dari tempat tidurnya, walaupun Anda sudah meletakkan bantal-bantal sekitarnya. Jatuh dari tempat tidur bisa menyebabkan cedera serius seperti kepala bengkak.

3. Melompat dari kursi makan

Saat makan, balita biasanya duduk pada kursi khusus makan. Kursi ini tinggi dan jauh dari pijakan balita. Karena memiliki keinginan untuk berjalan serta terbebas dari kursi, secara naluriah balita mencoba turun bahkan melompat dari kursi. Tak pelak lagi, balita akan lecet atau luka-luka karena aksinya.

4. Kepala terbentur

Kepala balita terbentur menjadi kecelakaan yang tak dapat terhindarkan saat balita mulai belajar berjalan. Dari posisi merangkak kemudian berdiri tegak atau mulai berjalan, kadang kepala balita membentur benda yang ada dekatnya. Mereka belum akurat mengukur tinggi rendah furnitur sekitarnya. Ada baiknya, orangtua lebih waspada dengan menempatkan furnitur dengan sudut tumpul. Sehingga saat balita terbentur tidak akan membahayakan keselamatannya.

5. Merobohkan perabotan

Saat balita belajar berjalan, mereka memiliki kecenderungan untuk menggoyang-goyangkan benda sekitarnya. Kalau sekedar mainan tidak akan jadi masalah. Tapi, kalau balita menggoyang televisi, lemari mainan atau perabot lainnya? Goyangan dari balita bisa membuat barang tersebut bergetar dan berpotensi jatuh. Dalam beberapa kasus, hal ini menimbulkan kecelakaan serius bagi balita. Bayangkan bila perangkat televisi Anda menimpa buah hati.

Jadi dari ke 5 hal ini yang harus orang tua pantau agar tidak terjadi apa – apa dengan sang buah hatinya dan untuk sebagai menjaga kesselamatan buah hatinya terebut.