Kesehatan Bayi dan Balita

Melihat Waktu Tidur Bayi

Melihat Waktu Tidur Bayi Sampai Usia 12 Bulan

Melihat Waktu Tidur Bayi Sampai Usia 12 Bulan , Tidur merupakan salah satu kebutuhan buat umat manusia. Termaksud menjadi hal yang wajib sekali buat bayi dan mempunyai satu tujuan yaitu untuk istirahatkan tubuh dan mendapatkan energi yang baru.

Kebanyakan, bayi butuh jam tidur yang makin panjang ketimbang orang dewasa buat mendukung tumbuh kembangnya. Namun, tempo tidur bayi semakin lama bakal menyusut sejalan bertumbuhnya umur. Bayi yang memperoleh cukup tidur lantas kebanyakan kelihatan ceria serta tidak rewel. Terus, berapakah lama jam tidur bayi yang pas?

Jam tidur bayi berdasar pada umurnya

Apabila orang dewasa butuh waktu 7-8 jam satu hari buat tidur, karenanya lain perihalnya dengan bayi. Berikut jam tidur bayi berdasar pada umurnya:

Bayi berumur 0-3 bulan

Kebanyakan, bayi baru lahir tidak punya jam tidur yang yakin. Sang Kecil lantas masih belajar buat mengetahui di antara siang serta malam. Jam tidur bayi baru lahir lebih kurang lebih kurang 16-20 jam satu hari, akan tetapi bayi dapat terjaga setiap 2-4 jam sekali setiap terasa lapar atau mungkin tidak nyaman.

Baru pada 12 minggu pertama kelahirannya, bayi mulai meningkatkan jam tidur siang serta malam. Di umur 3 bulan, jam tidur bayi lantas umumnya berubah menjadi 14-15 jam dalam satu hari.

Bayi berumur 3-6 bulan

Pada umur ini, kebanyakan bayi tidur sepanjang 10-18 jam dalam satu hari. Akan tetapi, umumnya bayi butuh waktu lebih kurang 14 jam. Walaupun tumbuh dalam sekejap, namun sang Kecil masih terjaga buat menyusu meski tak sekerap dahulu. Jam tidur sangat banyak variasi, akan tetapi bayi kebanyakan tidur 3 kali di siang hari.

Bayi berumur 6-12 bulan

Dalam waktu berbulan bulan ini, biasanya bayi tidur lebih kurang 13-14 jam satu hari. Bayi kebanyakan tidur siang sejumlah kedua kalinya sepanjang 1-2 jam, sesaat tidur malam lebih kurang butuh waktu sepanjang 11 jam. Pada umur ini, disaat sang Kecil terjaga saat malam hari, dia diperlukan ditenangkan supaya tidur kembali lagi. Lebih kurang 1 dari 10 bayi mengerjakannya sejumlah 3-4 kali dalam tadi malam.

Namun, ingatkanlah kalau jam tidur setiap bayi bisa jadi berlainan. Sang Kecil barang kali butuh waktu yang makin banyak atau semakin berkurang ketimbang ini.

Teknik mendukung bayi tidur lelap

Bayi yang tidak tidur dengan lelap dapat berubah menjadi rewel selama seharian. Perihal ini kadang kala bikin banyak orang tua kelabakan. Berikut teknik mendukung bayi tidur lelap yang dapat anda lakukan :

Aplikasikan jam tidur harian

Mutu tidur bayi terbaik disaat punya jam tidur serta waktu bangun yang konstan. Namun, jangan kurangi jam tidur siang buat memajukan tidur malam lantaran dapat menimbulkan bayi kepayahan serta tidur malam jadi bertambah tidak baik.

Melakukan satu aktivitas sebelum tidur

Anda dapat membawa bayi mengerjakan aktivitas yang tenang serta membahagiakan, seperti mandi air hangat atau membaca buku narasi sebelum tidur dengan konstan. Perihal ini bisa melakukan perbaikan kondisi hati bayi maka mendorongnya tertidur dengan lelap.

Menentukan lingkungan kamar tidur konstan

Buat lingkungan kamar tidur bayi sama seperti jam tidur waktu malam hari dimana lampu remang-remang, udara sejuk, serta tidaklah ada kegaduhan. Diluar itu, keamanan serta kenyamanan tempat tidur bayi pun penting diperhatikan. Hindarkan terdapatnya boneka atau selimut tebal di lebih kurang tempat tidur sang Kecil lantaran terdapat resiko menimbulkan bayi merasakan kematian secara tiba tiba.

Melihat sinyal tanda bayi mengantuk

Bayi tambah lebih ringan tertidur disaat dia tunjukkan sinyal tanda mengantuk, seperti menangis atau menggosok mata. Apabila sang Kecil melakukan  perihal itu, sertakan dia ke tempat tidurnya. Tempatkan bayi disaat dia sudah mulai mengantuk.

Sepanjang bayi tertidur, anda pun semestinya turut tertidur biar peroleh kembali lagi energi seusai kepayahan mengelola sang Kecil sepanjang hari. Sesaat, apabila anda merasakan risau terhadap bayi kerap rewel serta sulit untuk tidur, berdiskusilah pada dokter buat nantinya akan bisa mengetahui alasan sebab dari apa yang telah terjadi. Dan setelah konsultan kepada dokternya tersebut maka bisa langsung untuk lanjutkan dari apa yang harus di lakukan kedepannya.

Tips Menjaga Kesehatan BayiTips Menjaga Kesehatan Bayi Yang Wajib Diketahui Ibu

Semua ibu tentu ingin memiliki bayi yang sehat. Namun, ada beberapa hal yang harus diketahui ibu. Inilah Tips Menjaga Kesehatan Bayi yang benar sebagai berikut.

Namun, dalam beberapa kasus alasan yang membuat kesehatan bayi terganggu kebersihan kurang terjaga di sekitar bayi.

Selain itu, sistem kekebalan tubuh bayi masih lemah, dan ini membuatnya sangat rentan terhadap infeksi. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi.

Ibu harus memperhatikan menjaga kebersihan enam tips yang menyebabkan perlindungan kesehatan bayi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah tips untuk menjaga kesehatan bayi Anda.

Tips Untuk Menjaga Bayi Agar Tetap Sehat

1. Mencuci Tangan

Setiap kali Anda akan menyentuh bayi, cobalah untuk membersihkan tangan. Meskipun tak terlihat, tangan membawa berbagai bakteri dan bahkan virus yang dapat menyerang bayi ketika Anda menyentuhnya. Hal yang sama juga berlaku setelah Anda menyentuh bayi, seperti makan atau bahkan mengganti popok.

2. Sterilkan botol Susu Yang Digunakan Oleh Bayi

Jika bayi mendapat susu dalam botol, sangat penting untuk mensterilkan botol dengan benar. Merebus botol pada air adalah cara yang tepat untuk mensterilkan botol susu.

Metode ini dapat membunuh sebagian besar kuman yang berbahaya bagi bayi. Cara ini baik untuk botol yang terbuat dari kaca. Untuk botol plastik, metode ini tidak dianjurkan kecuali bahan yang digunakan aman untuk air mendidih.

3. Bersihkan mulut bayi

Memang benar bahwa bayi tidak memiliki gigi, tetapi ini tidak berarti Anda mengabaikan kesehatan mulut. Karena mulut bayi masih sangat lembut dan sensitif, menyeka mulutnya dengan kain lembut. Hal ini membantu untuk membersihkan sisa makanan yang tersisa di mulut. Hal ini sangat efektif untuk mencegah infeksi jamur di lidah bayi.

4. Menganti Popok Secara Berkala

Ini adalah sesuatu yang jarang diperhatikan oleh ibu. Perhatiin rajin popok bayi akan membantu dia terlindungi dari infeksi.

Jangan biarkan semalam popok bayi, karena membuat bayi rentan terhadap infeksi saluran kemih dan ruam. Mengganti popok sesering mungkin, terutama setelah mereka buang air besar, dan jangan biarkan sampai popok terlalu penuh untuk air kencing.

5. Memandikan Bayi

Untuk ini dapat Anda lakukan dengan membersihkan tubuh bayi dengan kain lembut atau langsung sebagai mandi. Jangan biarkan keringat menempel terlalu lama pada tubuh bayi.

Hal ini dapat menyebabkan infeksi jamur pada tubuh bayi. Gunakan air hangat dan sabun ringan untuk membersihkan tubuh mungil.

6. Kebersihan Payudara Ibu

Ini sering diabaikan oleh ibu. Ingat, berkeringat pada  tubuh Anda dan juga menaruh beberapa bahan kimia dalam tubuh seperti parfum dan deodoran.

membersihkan puting sebelum menyusui adalah cara yang tepat untuk melindungi bayi dari penyakit. Usap dengan kain lembab hangat.

Ini adalah beberapa tips yang paling dasar untuk menjaga kebersihan dan tentu saja kesehatan bayi. Meskipun sederhana, Anda tidak harus mengabaikan itu, demi perlindungan bayi terhadap banyak penyakit yang terus mengintai

Penyakit Umum Yang Sering Di alami Balita

Penyakit Umum Yang Sering Di alami Balita Yang Wajin Diketahui Oleh Ibu

Selama usia bayi hingga prasekolah, anak-anak akan mengalami sakit 6-8 kali per tahun. Berikut adalaha 5 Penyakit Umum Yang Sering Di alami Balita dan bagaimana cara mengatasinya

Kondisi kesehatan bayi dapat terjadi karena antibodi yang sedikit satu get dari ibu selama kehamilan hanya berlangsung selama 6-12 bulan. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh yang belum matang menyebabkan rentan terhadap penyakit.

Sistem imun tubuh yang matang akan dicapai ketika anak-anak usia 5 tahun. Selain itu, lingkungan juga meningkatkan kemungkinan anak yang sakit, seperti asap rokok dan paparan kuman di tempat penitipan anak atau sekolah. Ada lima kondisi yang sering dialami oleh anak-anak yang sakit, yaitu:

Penyakit Umum Yang Sering Bagi Anak-Anak

1. infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)

Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala seperti pilek, batuk dan demam. Demam pada ISPA dapat mencapai 39-40 derajat celcius dan sering membuat ibu merasa khawatir.

ISPA umumnya disebabkan oleh virus, sehingga anak akan sembuh dengan sendirinya selama 7-10 hari. pengobatan ISPA biasanya dalam bentuk obat untuk meringankan gejala dan tidak memerlukan antibiotik.

Yang perlu dilakukan jika ibu anak menderita ISPA antara lain kompres jika demam, memberi demam mengurangi obat, obat flu, memberi minum lebih dari biasanya, dan memperhatikan dengan gejala perjalanan kecil.

Jika gejala yang lebih parah, seperti sesak napas berat, napas cepat, batuk darah, dan demam dengan kejang-kejang, sebaiknya segera bawa anak ke dokter.

Ibu juga perlu mengajarkan si kecil untuk menutup hidung saat bersin dan menutup mulut saat batuk sehingga anggota keluarga yang lain tidak terinfeksi.

2. Bintik-bintik Merah Pada Kulit

Umumnya, bintik-bintik merah yang muncul pada kulit anak yang disebabkan oleh penyakit yang cukup beragam, tapi tidak berbahaya.

Bintik-bintik merah bisa menjadi tanda penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, reaksi alergi, atau gangguan pembuluh darah.

Tapi ada tiga kondisi yang paling sering terjadi dengan menandai bintik-bintik merah, infeksi yaitu virus non-spesifik, campak, dan cacar.

Non-spesifik infeksi virus (viral exanthema) sering menimbulkan bintik-bintik merah di tubuh, lengan, dan kaki tanpa bentuk tertentu.

Tidak ada gejala khas dari infeksi, tetapi anak-anak mungkin mengalami demam, menggigil, batuk, pilek, kecemasan, dan kesulitan makan.

Lain halnya pada campak, bintik-bintik merah biasanya muncul pertama di wajah atau belakang telinga dan menyebar ke bawah.

Campak sering disertai dengan hidung meler, sakit tenggorokan, dan mata merah. Cacar ruam berbeda dari tempat di campak. Dalam cacar, bintik-bintik merah akan menyerupai jerawat berisi cairan dan gatal.

Bintik-bintik merah karena penyakit peyakit tersebut umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dalam waktu 7 hari.

Ibu bisa memberikan obat penurun panas jika demam anak Anda dan gatal lega salep jika anak terus-menerus menggaruk kulit.

Ibu masih harus membawa anak Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menyingkirkan penyakit lain dan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

3. Gangguan Pencernaan

Salah satu masalah pencernaan sering dialami oleh anak-anak adalah konstipasi. Konstipasi atau sulit buang air besar (BAB) bisa disebabkan oleh kurangnya makanan berserat, obat-obatan tertentu. Sering menahan BAB, atau gangguan usus.

Untuk mengatasi hal ini, ibu dapat mencoba untuk menambahkan serat makanan (Sayuran dan buah-buahan), pastikan asupan air yang cukup dan anak-anak mengajar untuk tidak menahan buang air besar.

Anak-anak perlu dibawa ke dokter jika sembelit berlangsung lebih dari dua minggu atau disertai dengan gejala demam, muntah, penurunan berat badan, pembengkakan perut, atau darah feses.

Sedangkan pada pemberian obat pencahar harus sesuai instruksi dari dokter.

4. Keracunan

Balita selalu ingin tahu dan ingin menjelajahi keadaan sekitarnya. Anak sering termasuk berbagai benda ke di mulut sehingga bisa terjadi keracunan.

Bahan beracun antara obat-obatan berbahaya lainnya, produk pembersih rumah tangga, pestisida, gas, dan minyak tanah. Selain menelan, bahan beracun dapat mempengaruhi kulit, atau mata.

Cara penanganan pertama bisa seorang ibu lakukan ketika keracunan anak, tergantung pada jenis peracunan.

Jika bahan racun tertelan, segera minta anak untuk menghapus sisa bahan yang masih ada di mulut. Hindari memaksa anak-anak memuntahkan materi beracun yang telah ditelan atau memberikan muntah sirup perangsang. risiko muntah meningkat choke (bahan beracun ke dalam saluran udara) penyebab yang lebih besar bahaya.

Selain itu, beberapa bahan beracun berifat kaustik (bisa melarutkan) dapat menyebabkan kerusakan pada selaput lendir esofagus dan mulut jika muntah.

Contoh bahan kaustik adalah cairan pemutih atau pembersih yang mengandung amonia. Ketika terkena zat beracun pada kulit, kemeja segera terbuka dan anak bilas dengan air hangat selama 15 menit.

Demikian pula, jika materi beracun daerah mata yang terkena. Bersihkan mata dengan air mengalir selama kurang lebih 15 menit.

Setelah melakukan pertolongan pertama, anak harus segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut.

5. Terjatuh

Anak-anak yang jatuh adalah hal yang wajar. Karena proses perkembangan anak, yaitu, ketika anak-anak belajar berjalan, berlari atau melompat, ada kalanya ia jatuh.

Jatuh pada anak-anak umumnya ringan dan hanya menyebabkan luka ringan atau memar. Namun, sebagian kecil dari peristiwa jatuh bisa berakibat fatal.

Jatuh yang menyebabkan luka ringan hanya membutuhkan perawatan luka, seperti mencuci luka dengan air dan administrasi antiseptik.

Memar akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Beberapa jenis jatuh yang memerlukan perhatian khusus, antara lain jatuh di kepala dan jatuh dari ketinggian.

Jika ini terjadi, ibu harus segera memeriksa seluruh tubuh anak, jika ada cedera serius, kemungkinan patah tulang, atau hilang kesadaran.

Jika tidak ada kelainan dan anak menjadi Biasanya, kemungkinan besar tidak berbahaya. Jauhkan anak mata selama 24 jam ke depan.

Namun, segera bawa anak ke dokter jika tidak sadar, pengalaman pendarahan, kejang, menangis atau muntah terus-menerus, dan ada tanda-tanda patah tulang.

6 Makanan Yang Dapat Mempercepat Hormon Kehamilan Wanita

6 Makanan Yang Dapat Mempercepat Hormon Kehamilan Wanita

6 Makanan Yang Dapat Mempercepat Hormon Kehamilan Wanita – Setiap wanita yang telah menikah pastinya sangat mengharapkan kehadiran sang buah hati di kemudian hari nantinya.

Namun agar dapat keinginan itu terkabul, tentunya kesuburan hormon menjadi hal yang paling utama untuk mendorong cepatnya kehamilan. Tetapi tak sedikit pula wanita yang mengalami masalah seperti keseimbangan hormon yang kacau atau pun tak seimbang.

Biasanya hal seperti itu di tandai dengan haid yang tidak teratur dan rasa haid yang lebih sakit. Nah untuk mengatasinya, maka masalah itu dapat di atasi dengan berbagai macamm makanan sehat. Lantas apa saja makanan sehat itu? Berikut makanan penambah hormon kesuburan wanita agar cepat hamil.

Baca juga: Kumpulan Nama Bayi Perempuan Yang Memiliki Arti Ratu

1. Rumput Laut

6 Makanan Yang Dapat Mempercepat Hormon Kehamilan Wanita

Sesuai dengan namanya, rumput laut merupakan salah satu jenis tumbuhan yang berasal dari laut. Tumbuhan laut yang satu ini bisanya di jadikan maknan khas dari Korea dan juga Jepang. Wanita disana hampir makan rumput laut setiap hari. Jika wanita ingin kembali subur maka lebih baik mengkonsumsi rumput laut. Jenis makanan untuk kesuburan wanita ini bisa dikonsumsi dalam bentuk kering, segar maupun olahan rumput laut yang lain.

2. Ikan Salmon

6 Makanan Yang Dapat Mempercepat Hormon Kehamilan Wanita

Ikan salmon di nilai memiliki nilai gizi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Terutama pada wanita yang harus sering mengkonsumsi ikan salmon agar kandungan menjadi lebih sehat. Bahan utama dalam ikan salmon yang sangat penting untuk meningkatkan hormon kesuburan adalah omega 3. Ini adalah jenis lemak sehat yang akan membuat hormon menjadi seimbang.

3. Delima

6 Makanan Yang Dapat Mempercepat Hormon Kehamilan Wanita

Buah delima merupakan jenis buah yang memiliki biji-bijian yang mempunyai rasa sedikit asem dan manis. Dengan mengkonsumsi buah ini, maka akan meningkatkan hormon dan membuat masa ovulasi pada wanita menjadi lebih matang lagi. Saat sudah mendapatkan tanda tanda ovulasi maka usahakan lebih sering mengkonsumsi delima. Kandungan zat besi dalam buah delima akan meningkatkan aliran darah dalam tubuh sehingga kualitas sel telur lebih sehat.

4. Kacang-kacangan

 Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga sangat disarankan jika ingin meningkatkan hormon kesuburan. Kacang-kacangan bisa membuat tubuh mendapatkan zat besi yang tinggi. Kekurangan zat besi pada wanita akan menurunkan hormon kesuburan dan sel telur tidak bisa matang sempurna. Beberapa jenis kacang yang sangat baik seperti kacang pistachio, kacang merah, kacang putih, kacang almond dan pecans.

5. Ubi

ubi

Berbagai jenis ubi termasuk ubi kuning, ubi merah, ubi putih dan singkong bisa membantu meningkatkan kesuburan wanita. Ubi ini mengandung bahan khusus yang akan membuat ovarium menghasilkan sel telur yang berkualitas. Kemudian nutrisi pada ubi juga baik untuk menjaga kalori tubuh sehingga tidak mengalami obesitas.

6. Sayuran Hijau

Sayuran Hijau

Sayuran di kenal dengan makanan yang sangat sehat bagi tubuh manusia. Sayuran hijau yang mengandung zat besi tinggi juga akan meningkatkan hormon kesuburan. Sayuran hijau juga mengandung zat besi yang akan membuat sel telur memiliki kualitas yang baik dan bisa matang sempurna saat masa ovulasi. Beberapa sayuran hijau yang baik untuk hormon wanita seperti bayam, sawi, arugula, brokoli dan asparagus.

5 Cara Menggendong Bayi 4 Bulan Yang Benar

5 Cara Menggendong Bayi 4 Bulan Yang Benar

5 Cara Menggendong Bayi 4 Bulan Yang Benar – Dianugrahi seorang bayi tentunya menjadi harapan setiap pasangan suami istri, terlebih lagi jika pasangan itu baru saja menikah. Tentunya kedekatan antara orang tua dengan sang buah hati sangat lah di perlukan. Anda bisa sesering mungkin menggendong si kecil, dengan begitu pastinya kedekatan antara orang tua dan bayi akan semakin dekat dan erat. Namun jika ingin menggendong bayi tak dapat di lakukan secara sembarang, hal itu tentunya akan meberikan efek bagi tubuh si kecil.

Baca juga: Deretan Nama Bayi Laki-Laki Dalam Bahasa Belanda Beserta Artinya

Terlebih lagi jika sang buah hati masih berusia 4 bulan, di usaia ini. Sang buah hati masih rawan dengan yang namanya seperti terkilir ataupun cedera tulang ringan lainnya. Maka dari itu, di perlukan beberapa cara ataupun teknik yang benar ketika ingin menggendong sang buah hati. Berikut ini adalah berbagai cara menggendong bayi 4 bulan paling aman sehingga bayi akan merasa lebih tenang dan nyaman.

1. Menggendong Di Bahu Anda

Ini adalah salah satu posisi yang sangat baik untuk bayi anda yang berusia 4 bulan. Anda bisa berdiri sejajar dengan bayi kemudian angkat bayi menghadap ke belakang sisi anda dan letakkan pada bagian bahu anda. Posisi ini bisa membuat bayi akan melihat arah belakang anda. Kemudian jangan lupa untuk tetap memegang bagian kepala dan leher meskipun hanya dengan satu tangan. Ini bisa membuat anda mendengar detak jantung bayi anda dan membuat ikatan semakin dekat. Ini juga cara mencegah penyebab bayi muntah dari hidung setelah minum ASI atau susu formula.

2. Gendong Di Pangkuan Anda

Anda juga bisa untuk mencoba menggendong sang buah hati dengan tumpuan yang pada pangkuan anda. Letakan kaki anda sehingga memberikan rasa kenyamanan kepada bayi anda. Biarkan semua bagian paha bisa menopang tubuh bayi. Setelah itu letakkan bayi anda menghadap anda atau menghadap ke arah atas. Posisi kepala bayi harus berada di antara kedua lutut sehingga sangat aman. Nah posisi ini juga sangat aman untuk memberikan ASI dalam botol dan susu formula.

3. Gendong Pada Pinggul Bayi

Di usia menuju ke 4 bulan, beberapa organ tubuh si bayi tentunya akan menjadi lebih kuat. Dengan begitu anda bisa mencoba untuk menggendong si kecil dengan tumpuan pada pinggulnya. Namun anda juga bisa melakukan pada sisi tengah antara kedua kaki bayi. Tetapi ada yang perlu anda ingat, bahwa tindakan yang satu ini masih di kategorikan berbahaya jika di coba pada bayi anda yang masih berusia 4 bulan.

4. Gendongan Dari Wajah Menghadap Wajah

Hal yang paling nyaman untuk bayi adalah bisa melihat wajah orang tua yang menggendongnya. Jika begitu anda bisa mencoba langkah ini. Pegang bagian kepala dan leher bayi anda. Letakkan pantat bayi dipangkuan anda. kemudian hadapkan bayi ke arah anda dan mulai ajak bayi berbicara. Senyuman dan kata-kata sudah bisa menjadi cara melatih bayi cepat bicara.

5. Gendong Ke Arah Depan

Ada banyak bayi yang ceria dan tidak mau terlihat lesu. Cara untuk menggendong bayi ini adalah dengan menghadap ke depan sesuai keinginan bayi. Caranya adalah membuat bayi anda bersandar sepenuhnya di dada atau perut anda. Kemudian biarkan kepala bayi anda menempel di tubuh depan anda. Letakkan satu tangan di bagian dada bayi sehingga bayi aman dan tidak akan jatuh. Kemudian dukung pantat bayi dengan tangan anda dan biarkan bayi terlihat nyaman.